
PENETAPAN KADAR ALKOHOL DENGAN MENGGUNAKAN ROTARY EVAPORATOR
Prinsip Kerja
Penurunan tekanan pada system akan menyebabkan penurunan titik didih suatu alkohol sehingga alkohol akan menguap pada suhu dibawah titik didihnya.
Dasar Teori
Jika kalor diberikan pada suatu zat pada tekanan konstan, maka biasanya suhu akan naik sampai mencapai titik didih sehingga akan terjadi perubahan fase menjadi fase gas, peristiwa ini disebut penguapan. Titik didih suatu zat adalah harga temperatur paa saat sejumlah zat cair berubah seluruhnya menjadi uap jika dipanaskan pada tekanan konstan
Tekanan didefinisikan sebagai besaran gaya normal yang menekan bidang persatuan luas bidang. tekanan adalah besaran skalar dan satuan tekanan menurut SI adalah Pascal disingkat Pa, dimana 1 Pa = 1 Nm-2. Tekanan atmosfer adalah tekanan yang dilakukan oleh udara bebas pada suatu dinding atau permukaan.
Jika tekanan diturunkan kemudian cairan tersebut dipanaskan maka titik didih akan tercapai pada suhu dibawah titik didih normalnya sehingga cairan tersebut akan menguap menjadi fase gas pada temperatur dibawah temperatur normal untuk titik didihnya.
Perubahan fase gas menjadi fase cairan terjadi apabila gas melepaskan panas kelingkungan dan peristiwa ini disebut pengembunan.
Prinsip tersebut dimanfaatkan oleh suatu instrumen yaitu Rotary Evaporator dalam memisahkan campuran 2 jenis atau lebih cairan berdasarkan perbedaan titik leburnya.
Bagian-bagian Rotary Evaporator
1. Hot plate : berfungsi untuk mengatur suhu pada waterbath dengan temperatur yang diinginkan
(tergantung titik didih dari pelarut)
2. Waterbath : sebagai wadah air yang dipanaskan oleh hot plate untuk labu alas yang berisi “sampel”
3. Ujung rotor “sampel” : berfungsi sebagai tempat labu alas bulat sampel bergantung.
4. Lubang kondensor : berfungsi pintu masuk bagi air kedalam kondensor yang airnya disedot oleh pompa
vakum.
5. Kondensor : serfungsi sebagai pendingin yang mempercepat proses perubahan fasa, dari fasa gas ke
fasa cair.
6. Lubang kondensor : berfungsi pintu keluar bagi air dari dalam kondensor.
7. Labu alas bulat penampung : berfungsi sebagai wadah bagi penampung pelarut.
8. Ujung rotor “penampung” : berfungsi sebagai tempat labu alas bulat penampung bergantung.
Sumber :
Tumbol, Michael V.L, S.Farm, Apt., (2013) Penuntun Praktikum Mata Kuliah Instrumentasi Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Manado.
http://khoirulazam89.blogspot.com/2012/01/rotary-vakum-evaporator.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar